Penyakit Kista Pada Ginjal

kista ginjalPenyakit kista pada ginjal merupakan lesi yang terutama terlihat pada dewasa, ukurannya bervariasi, bisa multipel atau bilateral. Pemeriksaan ultrasonografi ginjal atau sidik CT abdomen sering dapat membedakan kista ginjal jinak dari lesi neoplastik, walaupun anteriogram mungkin diperlukan. Jika kita tidak yakin bahwa kelainan tersebut jinak, maka fungsi kista ditambah sistogram ginjal (foto sinar x dari kista yang berisi kontras( bisa dilakukan. Cairan kista diperiksa bagi adanya darah dan atau sitologi abnormal. Pada kasus yang meragukan, eskplorasi ginjal dengan inspeksi visual pada lesi dan pembuangan dinding kista untuk analisis histology mungkin merupakan satu-satunya cara untuk membuat diagnosis definitive.

Penyakit kista pada ginjal biasanya terjadi karena kelainan bawaan, yang dikenal sebagai kasus penyakit kista ginjal (poly-cystic kidney disease/PKD). Biasanya gejalanya baru diketahui setelah penderita dewasa. Pembesaran kista tersebut dapat menganggu fungsi ginjal dan berakibat gagal ginjal.

Gejala penyakit kista pada ginjal adalah :

  1. Perut terasa kembung akibat terjadinya pembesaran ginjal
  2. Urin keluar dalam jumlah yang banyak, karena ginjal tidak bisa lagi memekatnya
  3. Adanya gumpalan besar pada bagian kanan atau kiri panggul

Pada penyakit ginjal polikistik diturunkan secara dominan autosomal, terbentuk penyakit kista pada ginjal yang semakin membesar yang berhubungan dengan kerusakan ginjal progresif. Penyakit ini dapat timbul nbersama dengan keluhan gagal ginjal kronis atau ditemykan saat skrinning keluarga pasien dengan penyakit serupa. Lebih jarang, penyakit ini timbul dengan keluhan massa abdomen, hipertensi atau rupture aneurisma Berry intracranial yang menyebabkan pendarahan subrakonoid. Gagal ginjal paling sering timbul pada usia setengah baya  dan bisa menimbulkan mual, muntah, anoreksia, gatal, kelelahan, poliuria, dan sebagainya. Kista bisa berdarah sehingga menyebabkan hematuria, terinfeksi, atau terasa nyeri. Terdapat peningkatan insidensi penyakit jantung termasuk kelainan katup, hernia dan penyakit divertikular, Pravalensinya 0.1%.

Jika pada keseharian kista tdak menimbulkan gejala apapun dalam melakukan aktivitas, penderita penyakit kista pada ginjal ini tidak perlu melakukan perawatan. Namun dokter menyuruh untuk melakukan tes pencitraan secara rutin untuk melihat apakah ukuran kistanya ini membesar. Terkadang kista ginjal akan menghilang dengan sendirinya. Untuk masalah kista yang menganggu, ada dua prosedur yang dapat dilakukan. Dokter akan melakukan pengeringan kista atau melakukan pengangkatan kista.

Penyakit kista pada ginjal memang tidak berbahaya dan penyakit ini juga jarang terjadi yang berubah menjuadi kanker kista. Namun, jika seseorang telah mengetahui adanya kista ginjal dan seseorang tersebut tidak melakukan pengobatan malam membiarkan kista itu begitu saja maka akan terjadi hal-hal yang lebih buruk lagi diantaranya adalah :

  1. Infeksi pada kista, sehingga menyebabkan demam dan nyeri
  2. Kista yang pecah, sehingga menyebabkan nyeri yang sangat di punggung atau tubuh bagian samping lainnya.

=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kista Ginjal and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>